Assalamualaikum, salam sejahtera, om swastiastu, namo buddhaya.
Dalam postingan saya yang pertama ini saya akan membahas pandangan saya tentang literasi di kalangan anak muda ataupun kalangan orang dewasa khususnya di Indonesia negara kita tercinta.
Sebelum itu perlu kita ketahui Literasi adalah kebutuhan yang sangat penting untuk manusia apalagi diera sekarang.
di era dimana serba digital di era segala informasi dapat kita ketahui dari genggaman.
Oleh sebab era yang serba digital dan mudah ini kita sebagai manusia sangat perlu ilmu Literasi, agar kita tidak salah kaprah dan salah memahami apa informasi yang kita dapat.
Di Indonesia sendiri Ilmu Literasi yang saya lihat sendiri khusunya di sosial media sangat sangat minim. Bagaimana tidak saya sebut minim dan mengapa saya sebut demikian? Kita lihat saja sebagai contohnya komentar - komentar orang tentang sebuah masalah di sebuah postingan. Mereka cenderung hanya menelan mentah - mentah tanpa mengunyah terlebih dahulu. Mengunya yang saya maksud iyalah memproses sebelum ditelan bukan ditelan secara utuh.
Apakah penting mengunyah terlebih dahulu? Bukan kah sudah jelas berita tersebut? Ya sangat penting, mengapa? Karena belum tentu berita tersebut benar, belum tentu berita tersebut ditulis sesuai dengan apa yang terjadi. Mengapa harus kita kunyah? Karena berbahaya bila kita telan utuh - utuh, bisa saja kita dibohongi oleh berita tersebut, bisa saja ada segelintir orang yang sengaja memposting hal ter sebut untuk hal negatif.
Oleh karena itu kita manusia setidaknya perlu Ilmu Literasi yang memadai. Tak perlu Sarjana, hanya perlu akal pikiran. Akal yang utama, kelolala informasi itu menggunakan akal. Apa bila sudah kelola lagi dengan mencari kebenaran dari Informasi tersebut dari perbedaan pandangan, apa bila masih belum menemukan kelola lagi dengan cara bertanya pada yang ahli bukan hanya pada yang pro saja namun pada yang kontra juga.
Jangan lah kita jadi pribadi yang berpandangan sempit jangan lah mengibaratkan ketika kita punya sebuah informasi yang padahal hanya sebutir pasir lalu kita berlaga seperti tau segalanya dan seakan kita center of information. Egois sekali anda, banyak orang lebih paham dan mengerti dan merekalah yang bijak tanpa mempropaganda.
Silent Is Gold but Speek Up Is Diamond? Hanya untuk orang yang paham apa yang akan dia bicarakan di orang banyak dan sesuai kapasitasnyang dibicarakan. If you speak up, don't make you think you're know everything, but make you want to know everything. If you don't know what a mean of people said, better you silent. Jangan lupa untuk membaca artikel saya yang lainnya Apasih Mayoritas dan Minoritas
Saya, anda dan pembaca sekalian masih perlu dan sangat harus mengevaluasi khusunya diri kita sendiri. Kritik dan saran yang berguna sangat diijinkan. Sekian dan terimakasih.

No comments:
Post a Comment